WELCOME TO MY BLOG

Selasa, 04 Desember 2012

Menurut Eric fromm ( kepribadian marxian)


v  Eric fromm ( kepribadian marxian)
Kondisi eksistensi manusia
Dilema eksistensi
Menurut fromm hakikat manusia juga bersipat dualistik, paling idak ada empat dualistik di dalam diri manusia :
1.      Manusia sebagai binatang dan sebagai manusia
2.      Hidup dan mati
3.      Ketidaksempurnaan dan kesempurnaan
4.      Kesendirian dan kebersamaan
5.      Kebutuhan manusia
Menurut fromm , kebutuhan dibagi menjadi 2 yaitu kebutuhan kebebasan dan keterikatan ; kebutuhan memahami dan beraktivitas.
Kebutuhan kebebasan dan keterikatan:
1.      Keterhubungan : kebutuhan mengatasi perasaan kesendirian dan terisolasi dari alam dan dari dirinya sendiri.
2.      Keberakaran : kebutuhan yang memiliki iktan-ikatan yang membuatnya merasa krasan didunia (merasa seperti dirumahnya sendiri).
3.      Menjadi pencipta (transscendency)
4.      Kesatuan (unility) : kebuuhan untuk menatasi eksistensi keterpisahan antara hakikat binatang dan non binatang dalam diri seseorang.
5.      Identitas : kebutuhan untuk menjadi “aku” kebutuhan untuk sadar dengan dirinya sendiri sebagai sesuatu yang terpisah.
Kebutuhan untuk memahami dan beraktivitas:
1.      Kerangaka orientasi
2.      Kerangaka kesetiaan (kebutuhan untuk memiliki tujuan hidup yang mutlak)
3.      Keterangan-stimulasi (kebutuhan untuk melatih sistem saraf & memanfaatkan kemampuan otak)
4.      Keefektifan (kebutuhan untuk menyadari eksistensi diri melawan perasaan tidak mampu dan melatih kompetensi.
Tipologi sosial
Karakter sosial
Menurut fromm karakter manusia berkembang berdasarkan kebutuhan mengganti insting kebinatangan yang hilang ketika mereka berkembang tahap demi tahap.
Fromm membedakan 2 karakter sosial dalam pasangan, yakni hidup yang berorientasi positif & berorientasi negatif .
PRODUCTIVE
Loving-sharing-creative-independent-reasoning
NONPRODUCTIVE
Narcistic-selfish-conforming-dependent-unreasoning

Yakin dengan kemampuannya,independen,aktif,berpikir positif,menerima keadaan dirinya dan org lain apa adanya
Keyakinan bahwa semua yang baik datang dari “atas”,org yg dependen,pasif.
Kreatif mencari dunia baru untuk ditaklukan,memanfaatkan ssuatu untuk mendapaykan keuntungan bagi dirinya & org lain.
Menarik diri dari dunia eksternal,mementingkan diri sendiri,curiga,kiir,semauny sendiri
Bekerjasama dengan orang lain,kejujuran dan sikap rasional.
Mengambil dari orang lain dengan tipu muslihat,memanfaaatkan orang lain apabila ingin sesuatu.
Kepribadian pedangang yg memperoleh keuntungan tanpa merugikan orang lain.
Kepribadian jual-beli,menjaga penampilan tetap menarik agar layak jual,hanya dipandang sebagai sumber potensial yang memberi keuntungan.
Mencintai kehidupan dan mempedulikan kesejahteraan orang lain.
Orang yang tertarik dengan kematian,kesakitan,kerusakan dan kehancuran.

Menurut karen horney (psikoanalisis sosial)


v  Karen horney (psikoanalisis sosial)
Menurut horney doktrin freud yg terpenting adalah :
1.      Semua proses dan event psikis bersipat ditentukan
2.      Semua tingkah laku mungkin ditentukan oleh motivasi taksadar
3.      Motivasi yang mendorong manusia adalah motivasi yang bersipat emosional dan nonrasional.
Kecemasan dan konflik
*      Kecemasan dasar dan permusuhan dasar
Kecemasan dan permusuhan cenderung direpres atau dikeluarkan dari kesdaran karena menunjukan rasa takut bisa membuka kelemahan diri atau menunjukan rasa marah yang beresiko dihukum dan kehilangan cinta dan keamanan.
*      Konflik interpersonal: kebebasan vs kesepian
Konflik adalah pertentangan antar kekuatan yang berhadapan dalam fungsi manusia yang tisak dapat dihindari.
Horney mengemukakan 10 kebutuhan neurotikyakni kebutuhan yang timbul sebagai akibat dari usaha pemecahan masalah gangguan antar manusia. Yaitu :
a)      Kebutuhan kasih sayang dan penerimaan
b)      Kebutuhan partner yang bersedia mengambil alih kehidupannya
c)      Kebutuha membatasi kehidupnan dalam ranah sempit
d)      Kekuasaan
e)      Kebutuhan mengeksploitasi orang lain
f)       Kebutuhan pengakuan sosial atau prestise
g)      Kebutuhan menjadi pribadi yang dikagumi
h)      Kebutuhan ambisi dan prestasi pribadi
i)        Kebutuhan mencukupi diri sendiri dan independensi
j)        Kebutuhan kesempurnaan dan ketaktercelaan.

*      Konflik intrapsikis
Proses intrapsikis itu mengembangkan eksistensi dirinya terpisah dari konflik interpersonal. Ada empat konsp diri,tiga konsep subjektif , satu konsepobjektif. Yaitu:
1.      Diri rendah : konsep yang salah tentang kemampuan diri ,keberhargaan dan kemenarikan diri yg dievaluasi oleh orang lain yang dipercayainya.
2.      Diri nyata : pandangan subjektif bagaimana diri yang sebenarnya.
3.      Diri ideal : pandangan subjektif mengenai diri yang seharusnya.
4.      Diri aktual : kenyataan objektif diri seseorang,fisik dan mental apa adanya tanpa dipengaruhi persepsi orang lain.
Konflik intrapsikis yang  terpenting adalah antara gambaran diri ideal dengan diri yang dipandang rendah. Membuat gambaran bagus mengenai diri sendiri. Diri rendah adalah kecenderungan yang kuat dan irasional untuk merusak gambaran nyata diri.
Diri ideal
Menciptakan suatu gambaran diri ideal , suatu pandanganyang sangat positif mengenai diri yang hanya muncul dalam pikiran/khayalan. Pengidap neurotik mulai percaya bahwa gambaran ideal itu nyata.
Pencrian keagugan neurotik
Pencarian keagungan neurotik adalah  gambaran orang yang menganggap diri ideal itu nyata. Orang sepeti itu membutuhkan :
§  Kebutuhan kesempurnaan: merupakan dorongan untuk menggabungkan keseluruhan kepribadian ke dalam diri ideal.
§  Ambisus neurotik: dorongan menjadi superior ang komfulsif
§  Dorngan untuk balas dendam : merupakan aspek  neurotik yang berbahaya.
Penuntut yang neurotik
Tuntutan neurotik ada pada orang normal , namun jika keinginanya tdiak terpenuhi org tersebut akan frustasi dalam batas yang bisa dimengerti.
Kebanggaan neurotik
Adalah kebanggan semu , bukan didasarka pada andngan diri yang relistik tetapi pada gambaran palsu dari diri ideal.
Menghina diri
Ada enam cara orang mengeksprsikan kebencian :
1.      Menuntut kebutuhan pada diri tanpa ukuran
2.      Menyalahkan diri tanpa ampun
3.      Menghina diri
4.      Frustsi diri
5.      Menyiksa diri
6.      Tingkah laku dan dorongan meruak diri.
Mengatasi konflik
Gaya hubungan interpersonal.
Ada tiga gaya hubungan interprsonal , yaitu : kecenderungan mendekat , kecenderungan menentang, dan kecenderungan menjauh. Penyebab timbulnya tingkah laku neurotik menurut horney adalahhubungan interpersonal yang salah, karena itu mengatasi tingkah laku neurotik,konflik kecemasan hanya dapat dilakukan melalui perbaikan hubungan interpersonal yang salah itu.
Hubungan interpersonal yang neurotik dan yang normal
Kecenderungan (gaya hubungan interpersonal)
Neurotik/normal
Mendekat orang lain
Kepribadian mengalah
Diltarbelakangi oleh perasaan tidak berdaya
Menentang orang lain
Kepribadian agresif
Diltarbelakangi perasaan bermusuhan, melawan permusuhan orang lain
menjauhi orang lain
kepribadian terpisah
dilatar belakangi perasaan terpisah
Neurotik/tingkah laku konfulsif
kasih sayang dan penerimaan
partner yang kuat
mempersempit lahan hidup
kekuatan
eksploitasi
prestise
penghargaan pribadi
prestasi pribadi
menckupi diri sendiri
kesempurnaan & ketaktersalahan.
Normal/tingkah laku spontan
Bersahabat, percintaan
Kemampuan bertahan hidup dlm masyarakat yg kompetitif
Otonom
tenang

Menurut HARRY STACK SULLIVAN (PSIKIATRI INTERPERSONAL)


v  HARRY STACK SULLIVAN (PSIKIATRI INTERPERSONAL)
Struktur kepribadian
Beberapa aspek kepribadian yang nyata-nyata stabil dalam waktu yang lama : dinamisme,personifikasi,sistem self,proses kognitif.
Dinamisme
 Adalah pola khas tingkah laku yang menetap dan berulang terjadi yang menjadi ciri khusus sseorang. Dinamisme juga merupakan pola yang spesipik dan berulang dari tingkahlaku yang menjadi ciri khas seseorang. Dinamismw yang melayani kebutuhan kepuasan organisme melibatkan bagian tubuh , yakni alat reseptor,efektor dan sistem saraf.
Personifiksi
 Adalah suatu gambaran mengenai diri atau orang lainn yang dibangun berdasarkanpengalaman yang menimbulkan kepuasan atau kecemasan. Hubungan interpersonal yang menimbulkan kepuasan cenderung membangkitkan image positif, sebaliknya yang melibatkan kecemasan membangkikan image negatif. Gambaran tentang diri sendiri yang berkembang adalah saya baik (good me) , saya buruk (bad me) , bukan saya (not me).
Sistem self
 Merupakan bagian dinamisme yang paling kompleks . suatu pola tigkah laku yang konsisten yang mempertahankan keamanan interpersonal dengan menghindari atau mengecilkan kecemasan . ketika sistem self berkembang orang mulai membentuk gambaran diri dan personafikasi diri yang konsisten. Sistem ini mulai berkembang pada usia 12-18 bulan . Ada beberapa oerasi keamanan yang dipakai sejak bayi :
·         Disosiasi adalah mekanisme menolak impuls , keinginan , dan kebutuhan muncul kekesadaran.
·         Apathy
·         Inatensi
·         Pertahanan dengan tidur.
Proses kognitif
Proses kognitif atau pengalaman manusia menurut sullivansikelompokan menjadi 3 macam , yaitu :
·         Prototaksis , yaitu rangakaian pengalaman yang terpisah-pisah yang dialamai pada masa bayi, dimana arus kesadaran mengalir kedalam jiwatanpa pengertian “sebelum-sesudah”.
·         Parataksis , yaitu pada saat bayi mulai mengenali persamaan dan perbedaan peristiwa-peristiwa.pada tahap ini bayi mengembangkan cara berpikir melihat hubungan sebab akibat.
·         Sintaksis , yaitu berpikir logik dan realistik. Menggunaka lambang lambang yang diterima bersama, khususnya bahasa-bahasa bilangan.sintaksis menghasilkan hubungan logis antar pengalaman  dan memungkinkan orang berkomunikasi satu dgn lainnya, melalui proses validasi konsensus: mencapai konsensus atau persetujuan engan orang lain mengenai sesuatu dan meyakinkan kebenarannya mealui pengulangan pengalaman.
Dinamika kepribadian
Seperti freud dan jung , Sullivan juga memandang kehidupan manusia sbg sistem energi. Dimana perhatian utamanya adalah bagaimana menghilangkan tegangan yang ditimbulkan oleh keinginan dan kecemasan. Energi dapat mewujud dalam bentuk tegangan atau dalam bentuk tingkah laku itu sendiri.
Tegangan
Tegangan adalah potensi untuk bertingkah laku yang disadari atau tidak disadari.
Sumber tegangan ada 2 , yaitu :
·         Kebutuhan (needs)
Kebutuhan yang pertama muncul adalah tegangan yang timbul akibat ketidakseimbangan biologis di dalam diri individu atau ketidakseimbangan fisikokimia antara individu dengan lingkungannya. Kebutuhan biologis dipuaskan dengan pasokan yang dapat mengembalikan keseimbangan. Kebutuhan interpersonal yang paling penting kelembutan kasih sayang (tenderness). Kelembutan kasih sayang merupakan kebutuhan umum bag semua orang, seperti kebutuhan oksigen,makanan dan air.
·         Kecemasan (anxiety)
Kecemasan menurutsullivan merupakan pengaruh pendidikan yang paling besar sepanjang hayat, disalurkan mula-mula oleh ibu kpda bayinya. Jika ia merasakan kecemasan , dia akan menyatakannya pada wajahnya,irama katanya, dan tingkahlakunya, dan bayi akan terinduksi sehingga merasakan kecemasan yang sama. Proses ini oleh sullivan dinamakan empati.
Kecemasan juga menimbulkan dampak yang buruk bagi orang dewasa, bahkan kecemasan menjadi kekuatan perusak yang menghambat perkembangan hubungan interpersonal.
·         Trnspormasi energi
Tegangan yang ditransformasikan menjadi tingkah laku,baik tingkah laku yg terbuka dan tertutup, disebut ranformasi energi. Tingkah laku hasil transformasi meliputi gerakan yang kasat mata dan kegiatana mental seperti perasaan,pikiran,persepsi dan ingatan.
Perkembangan kepribadian
Sullivan membagi usia manusia menjadi tujuh tahap perkembangan , yaitu:
periode
Orang penting
Proses interperonal
Pencapaian utama
Pekembangan negatif
Bayi 0-1;5
Lahir-berbicara
Pemeran keibuan
Kelembutan kasih sayang
Awal mengorganisasi pengalaman,belajar memuaskan kebutuhan diri
Rasa aman beroperasi melalui apati dan pertahanan dgn tidur
Anak
1;5-4;0
Berbicrara-hubungan sebaya
Orang tua
Melindungi rasa aman melalui imaji teman sebaya
Belajar melalui identifikasidgn otg tua
Performansi
Rasionalisasi
Preokupasi
Transformasi jahat
Remaja awal
Teman bermain seusia
Orientasi menuju kehidupan sebaya
Belajar bekerjasama,bersaing belajar beurusan dgn figur otoritas
Stereotip
Ostrasisme
Disparajemen
Praadalosen
8/10-12
Bergaul akrab -pubertas
Chum tunggal
intimasi
Belajar mencintai org lain seperti atau melebihi dirinya sendiri
loneliness
Adolesen awal
12-16
Pubertas seks mantap
Chum jamak
Intimasi dan nafsu seks ke org yg berbeda
Intergrasi kebutuhan
Intimasi dgn kepuasaan seksual
Pola tingkah laku seksual yg tidak terpuaskan
Adolesen akhir
16-20
Seks mantap tanggung jawab sosial
kekasih
Menggabung intimasi dengan nafsu
Integrasi ke dalam masyarakat dewasa,
Self-respect
Personifikasi yang tidak tepat,
Keterbatasan hidup
Kemasakan


Konsolidasi pencapaian setiap tahap sebelumnya